Hubungi Customer Service Kami Di +62 (022)-8752-3567

Apa itu Ultrasonic flow meter dan fungsinya

Ultrasonic flow meter

merupakan sebuah jenis meteran inferensial yang bisa mengukur secara tidak langsung. Dimana fungsi utamanya adalah untuk menentukan kecepatan alir cairan. Caranya adalah dengan mengukur waktu transit suara frekuensi yang tinggi di mana melintasi pipa aliran.

Metode Ultrasonic Flow Meter

Ultrasonik Flow Meter ini menggunakan transduser akustik Di mana mampu mengirim ataupun menerima pulrsa akustik dengan frekuensi yang tinggi. Transduser akustik tersebut akan ditempatkan pada kedua sisi pipa sedemikian rupa sehingga pulsa akustik akan bergerak melintasi pipa dalam arah diagonal.

Metode yang digunakan dalam ultrasonik transit tim Flow Meter ini berdasarkan dengan pengukuran selisih waktu transmisi pulsa akustik yang telah melintasi pipa pada dua arah secara berlawanan. Sistem pengukurannya bergantung pada kenyataan bahwa pulsa akustik yang akan melintasi pipa secara diagonal ke arah aliran cairan membutuhkan waktu yang lebih cepat daripada pulsa akustik yang bergerak pada arah yang berlawanan dengan aliran.

Perbedaan waktu yang terjadi antara kedua pulsa akustik tersebut juga sebanding dengan kecepatan alir rata-rata sepanjang lintasan pulsa akustik. Untuk mengetahui waktu tersebut maka bentuk di bawah ini.

tA>B=L/(c+V Cos q)

Sedangkan untuk rules acoustic yang melintasi pipa dengan cara arah yang berlawanan dari arah aliran membutuhkan waktu TB>A=L/(c-Vcos q). Untuk mengetahui hal tersebut maka anda bisa membaca ulasan di bawah ini.

L= panjang lintasan pulsa akustik

C= kecepatan suara dalam cairan

Q= sudut antara lintasan pulsa dan sumbu pipa

V= kecepatan rata-rata cairan dalam pipa

Dari kedua persamaan diatas maka bisa diperoleh flow rater rata-rata dari fluida adalah v=(L/2cosq)x (TB>A-Ta>B)/(TB>AxTA>B).

Selain itu, Ultrasonic Flow Meter juga sudah ada yang menggunakan transduser lebih dari satu pasang. Hal ini biasanya digunakan untuk memperoleh jumlah lintasan yang banyak sehingga informasi mengenai distribusi kecepatan aliran fluida yang terdapat pada pipa juga akan lebih banyak dengan tujuan untuk meningkatkan akurasi Ultrasonic Flow Meter.

Pengukuran flow rate menggunakan metode Ultrasonic Flow Meter

Untuk pengukuran flow rate dengan memanfaatkan metode Ultrasonic Flow Meter ini sendiri akan melibatkan beberapa bagian peralatan yang sesuai dengan fungsi dan tujuan seperti alat pengirim ataupun alat penerima untuk frekuensi akustik.

Di dalam elemen pengirim, transduser tersebut memiliki fungsi untuk mengubah tegangan listrik dengan frekuensi tinggi menjadi getaran kristal atau akustik. Sedangkan pada elemen penerima maka transduser mampu mengubah getaran kristal menjadi sinyal listrik.

Jenis-jenis Ultrasonic Flow Meter

Adapun jenis-jenis Ultrasonic flowmeter tersebut dibedakan menjadi beberapa jenis dan tergantung dengan Jenis cairan hingga sistem instalasi yang digunakan. Untuk lebih jelasnya maka anda bisa menyimak ulasan di bawah ini.

1. Flow Meter portable

Untuk jenis Flow Meter portable ini sendiri mulai populer ketika jenis Ultrasonic mulai diperkenalkan. Dimana ini merupakan Ultrasonic flow meter yang memiliki cara penggunaan dan instalasi yang cukup mudah bahkan bisa dibawa kemana-mana.

Portable Flow Meter ini sendiri juga memanfaatkan jenis klem on flowmeter dimana sensornya atau dikenal dengan transduser ultrasonik hanya perlu di clamp di luar permukaan pipa saja. Ini karena proses instalasi sendiri tidak akan memotong pipa ataupun melubangi pipa maka secara tidak langsung juga akan mempengaruhi biaya yang akan anda keluarkan.

Flow Meter ini sendiri biasanya juga dilengkapi dengan data logger baik itu data Logger secara internal ataupun eksternal. Berbicara masalah power nya, biasanya jenis Ultrasonic Flow Meter ini sendiri menggunakan baterai yang bisa diisi ulang dan bisa bekerja kurang lebih 5 jam.

2. Clamp on Ultrasonic Flow Meter

Jenis Ultrasonic flow meter yang satu ini adalah tipe flow meter yang memiliki cara kerja dengan cara mengukur kecepatan aliran fluida dengan memanfaatkan ultrasound sehingga dengan perhitungan volume yang mengalir akan terbaca pada transmitter ultrasonik.

Dengan memanfaatkan adanya sensor ultrasonik inilah maka Flow Meter mampu mengukur kecepatan rata-rata dari aliran fluida dalam pipa dengan cara mengukur rata-rata perbedaan waktu di antara waktu pengiriman signal dan penerimaan signal dengan memanfaatkan arah aliran.

3. Flowmeter Mass flow coriolis

Flow Meter jenis ini merupakan yang secara teori akan menghitung kekuatan gaya atau tenaga yang muncul akibat adanya osilasi sebuah sensor yang dilewati cairan dengan memanfaatkan metode perhitungan coriolis yang dikonversi ke dalam suatu aliran massa.

Coriolis Flow Meter ini secara nyata memiliki kemampuan untuk menghitung massa aliran sehingga perubahan temperatur dalam aliran tidak menyebabkan banyak pengaruh. Ini tentu berbeda dengan sifat flow meter yang menghitung volume dimana untuk Mass flow m ini bisa mengabaikan berat dari gas ataupun udara yang terjebak dalam aliran.

4. Flowmeter elektromagnetik

Masih ada jenis Ultrasonic Flow Meter yang wajib untuk anda ketahui yaitu flowmeter elektromagnetik. Jenis flow meter yang satu ini juga biasa dikenal dengan magnetic flow meter dimana ini merupakan jenis flow meter yang memiliki cara kerja dengan memanfaatkan hukum Faraday.

Karena sifatnya yang seperti diatas maka jenis flowmeter ini sendiri hanya mampu bekerja pada cairan yang memiliki konduktivitas pada tingkatan tertentu dan umumnya memiliki kisaran minimal 20 microsiemens.

5. Flowmeter open channel

Flowmeter open channel ini sendiri merupakan flowmeter yang mampu diaplikasikan untuk mengukur aliran pada sistem saluran yang terbuka seperti pada sungai, kanal dan parit. Pada dasarnya jenis flow meter yang satu ini mampu menghitung Kecepatan aliran dengan cara mempertimbangkan ketinggian permukaan.

Untuk melakukan pengukuran Kecepatan aliran maka bisa menggunakan Transit In Flow Meter ataupun magnetic Flow Meter. Berbeda dengan ketinggian permukaan aliran maka akan menggunakan Ultrasonic level sensor.

Keunggulan Ultrasonic Flow Meter

Adapun beberapa keunggulan yang dihadirkan oleh Ultrasonic Flow Meter ini. Berikut ini alasan lengkapnya.

1. Tidak ada bagian yang bergerak sehingga proses pemeliharaan juga akan membutuhkan biaya yang rendah.

2. Tidak adanya penghalang pada lintasan sehingga tidak ada tekanan yang jatuh

3. Adanya multi sensor memiliki kemampuan untuk meneliti lebih tinggi.

4. Bisa dimanfaatkan untuk mengukur aliran cairan yang korosif

5. Untuk jenis Ultrasonic Flow Meter clamp on apabila diaplikasikan pada pipa yang memiliki ukuran lebih besar seperti di atas 10 inci maka akan lebih ekonomis dibandingkan dengan jenis flow meter yang lainnya.

6. Tersedianya jenis Ultrasonic Flow Meter portable yang bisa digunakan dengan mudah dan bisa dibawa kemana-mana untuk melakukan analisa ataupun diagnosa secara langsung di lapangan.

Demikian informasi seputar Ultrasonic flow meter yang bisa anda jadikan sebagai bahan pengetahuan. Flow Meter ini memang menjadi salah satu alat yang cukup penting untuk kebutuhan rumah tangga anda. Jika anda ingin memiliki Flow Meter ini pastikan memilih produk yang berkualitas.