Hubungi Customer Service Kami Di +62 (022)-8752-3567

Inilah Keunggulan dan Jenis Pipa HDPE di Pasaran

Pipa HDPE merupakan jenis pipa yang sudah banyak digunakan di Indonesia, khususnya menjadi pilihan pipa untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Perusahaan tersebut memilih pipa ini tentu karena pipa tersebut memiliki kualitas yang baik dan lebih baik daripada pipa polyvynil chloride (PVC) biasa. HDPE atau High Density Polyethylene adalah bahan plastik yang memiliki karakteristik tahan benturan dan fleksibel. Bahan ini sudah sangat umum digunakan sebagai bahan pembuatan pipa.

Ciri-Ciri Pipa HDPE

Pipa jenis HDPE memiliki ciri khas berwarna hitam dan memiliki 4 strip biru di sepanjang badan pipa. Pipa ini banyak digunakan untuk jaringan induk air bersih yang didistribusikan ke rumah – rumah hunian atau bangunan lainnya

Keunggulan Pipa HDPE

Pipa jenis HDPE digunakan sebagai jaringan induk untuk saluran air bersih karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pipa dari bahan logam atau dari bahan plastik lainnya. Berikut ini adalah beberapa keunggulan pipa tersebut

  • Non Toxic

HDPE merupakan bahan plastik yang bersifat tidak beracun. Oleh sebab itu bahan ini aman digunakan untuk menyalurkan air konsumsi dan tidak akan mencemari air yang mengalir melalui pipa tersebut

  • Anti Karat

Selain non toxic, HDPE juga memiliki sifat anti karat. Sifat ini sangat penting untuk menjaga keamanan air yang mengalir di dalamnya karena karat dapat menyebabkan air menjadi tidak aman dikonsumsi.

  • Tingkat Kelenturan Tinggi

Kelebihan lainnya dari pipa ini adalah memiliki tingkat kelenturan yang tinggi. Selain itu, bahan ini juga tahan terhadap penturan. Hal ini karena pipa jenis HDPE terbuat dari bahan thermoplastic yang mengalami pengurangan kekuatan jika terjadi peningkatan suhu. Tekanan kerja maksimal untuk pipa ini adlaah 20 derajat Celsius. Jika suhu di atas 20 derajat Celsius maka akan menyebabkan pengurangan tekanan kerja maksimum. Oleh sebab itu sistem pipa ini tidak boleh beroperasi dengan suhu di atas 60 derajat Celsius

  • Sistem Penyambungan Butt Fusion

Pipa HDPE juga memiliki kunggulan di bagian sistem penyambungan melalui metode butt fusion. Sistem penyambungan tersebut menggunakan mesin sambung khusus dan melalui perhitungan yang detail berdasarkan ketebalan dan diameter pipa sehingga dapat menghasilkan sambungan yang bersenyawa dengan kekuatan sama seperti badan pipa serta tidak akan lepas walaupun sambungannya terkena benturan.

Sebenarnya, pipa jenis HDPE juga dapat menggunakan sistem penyambungan mechanical compression joints. Penyambungan ini dilakukan untuk pipa berdiameter 20 mm sampai 63 mm. Sementara itu penyambungan repairing menggunakan sistem electro fusion

  • Untuk Saluran Air Bersih

Pipa HDPE merupakan salah satu pilihan produk untuk jaringan induk saluran air bersih yang diambil langsung dari mata air. Mata air tersebut biasanya berada di wilayah pegunungan yang memiliki kontur tanah bebatuan dan curam

  • Cocok Untuk Daerah Rawan Gempa

Pipa jenis HDPE merupakan pilihan yang paling direkomendasikan untuk daerah rawan longsor, gempa, dan tanah yang labil. Alasan utamanya, sambungan pipa HDPE tidak mudah terlepas. Dengan demikian pipa tersebut aman digunakan di daerah dengan kondisi tersebut

  • Sudah Berstandar SNI

Pipa jenis HDPE sudah memiliki label SNI lebih dulu jika dibandingkan dengan pipa jenis lainnya. Hal ini karena bahan baku untuk pipa tersebut sudah aman dan tidak akan mencemari bahan yang melewatinya.

  • Tahan Lama

Ketahanan pipa ini mampu menembus hingga 50 tahun. Dengan ketahanan yang baik, perusahaan besar dan pemborong di Indonesia lebih senang menggunakan pipa jenis HDPE yang berkualitas daripada pipa lainnya. Hal ini dapat memperkecil anggaran penggantian pipa secara berkala atau biaya ganti dadakan.

  • Harga Terjangkau

Bahan dasar untuk pembuatan pipa jenis HDPE sangat mudah dijumpai di Indonesia. Oleh sebab itu, banyak distributor menawarkan pipa ini dengan harga terjangkau.

  • Dapat Digunakan Untuk Biogas

Selain untuk mengalirkan air, pipa jenis HDPE juga dapat digunakan untuk mengaliran biogas. Perusahaan besar dan pelaku industri rumah yang menjalankan bisnis biogas lebih memilih pipa jenis HDPE karena bahan tersebut tidak mencemari zat biogas. Jadi biogas yang dialirkan melalui pipa ini murni tanpa kontaminasi

  • Dapat Digunakan Untuk Air Kotor

Dengan sifatnya yang tahan dalam berbagai kondisi, banyak pabrik besar memilih pipa ini untuk saluran pembuangan air kotor. Air kotor yang melewati pipa ini dapat berjalan lancar menuju ke saluran pembuangan akhir. Selain itu, sifat pipa yang tahan menampung benda-benda juga membuatnya tidak mudah mengalami kerusakan atau kebocoran saat digunakan untuk menyalurkan air kotor.

  • Aksesoris Lengkap

Dalam instalasi air, tentu sering diperlukan sambungan atau aksesoris tambahan agar instalasi tersebut dapat berfungsi secara maksimal. Pipa jenis HDPE telah didukung dengan aksesoris yang lengkap di mana aksesoris tersebut dapat Anda jumpai dengan mudah di toko bangunan dengan harga yang terjangkau.

Jenis Pipa HDPE Berdasarkan Tekanan

Pipa jenis HDPE telah dikenal sebagai pipa yang dimanfaatkan untuk mengalirkan air bertekanan. Oleh sebab itu, pipa ini tersedia dengan peruntukkan tekanan yang berbeda-beda. Pipa tersebut hadir dengan skala Pressure Normal atau PN yakni bentuk pipa menggunakan parameter dengan kekuatan spesifik ketika menerima tekanan dari pipa itu sendiri.

Biasanya jenis pipa ini menggunakan skala kg/cm2. Sementara itu kuat tekanan sering menggunakan satuan bar. Skala PN biasanya dikaitkan dengan bagian ketebalan dinding pipa. Semakin tinggi PN dari pipa, maka dinding pipa akan semakin tebal. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah PN, maka bagian dinding pipa tersebut akan semakin tipis. Secara umum, variasi pipa jenis HDPE dikelompokkan sebagai berikut:

Pipa HDPE PN 6.3

Jenis pipa ini sengaja dibuat untuk memenuhi kebutuhan yang memerlukan tekanan sampai 6,3 kg/cm2. Pipa ini juga hadir dengan ukuran diameter beragam dengan ukuran terbesar 24 inci atau 630 mm.

Pipa HDPE PN8

Ini adalah jenis pipa yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan aliran berkuatan tinggi. Penggunaan pipa ini dapat bertahan dengan tekanan hingga 8 kg/ cm2. Pipa ini biasanya digunakan untuk saluran air bersih dengan tekanan rendah

Pipa HDPE PN10

Hampir sama seperti pipa PN8, jenis pipa ini lebih banyak digunakan untuk saluran air. Pipa ini memiliki tekanan 10 kg/cm2 dan biasa disebut dengan pipa PVC atau pipa kelas AW

Pipa HDPE PN 12.5

Jenis pipa ini memilikitekanan kelas menengah ke atas. Biasanya, pipa ini digunakan untuk saluran air bersih yang memiliki tingkat ketahanan menengah.

Pipa HDPE PN16

Ini adalah jenis pipa yang dikenal memiliki tekanan paling tinggi dibandingkan semua varian pipa jenis HDPE yang ada di pasaran. Pipa dengan kekuatan 16 kg/ cm2 ini memiliki dinding yang paling tebal dibandingkan jenis lainnya

Demikian beberapa keunggulan dan jenis pipa HDPE. Dengan mengetahui jenis-jenis dari pipa tersebut, Anda tentu akan lebih mudah menemukan jenis pipa yang paling sesuai dengan kebutuhan