Hubungi Customer Service Kami Di +62 (022)-8752-3567

Berbagai Jenis Water Meter/Meteran Air Berdasarkan Cara Kerjanya

Tahukah anda bahwa water meter/meteran air di banyak negara maju telah banyak digunakan di bangunan komersial maupun perumahan yang sudah dilengkapi dengan sistem penyediaan air publik. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai meteran air ini, langsung saja berikut ulasan selengkapnya.

Apa itu meteran air?

Water air atau yang disebut juga dengan meteran air merupakan salah satu alat pengukur air. Alat ini digunakan dalam mengukur jumlah air yang mengalir maupun yang dihabiskan oleh pengelola air bersih di sebagian rumah tangga, pelanggan air PDAM, atau pelanggan air bersih lainnya. Selain itu, meteran air sering kali digunakan pada sumber air, misalnya saja sumur maupun pusat sumber air lainnya yang digunakan untuk mengukur berapa jumlah air melewati meteran air atau berapa jumlah air yang digunakan.

Ada beberapa jenis meteran air sesuai dengan model spesifikasi, dan merknya. Pilihan tergantung dengan jenis penggunaan akhir, metode pengukuran aliran, persyaratan akurasi, dan laju aliran yang diperlukan. Untuk anda yang ingin sekali mendapatkan berbagai jenis meteran air sesuai dengan yang anda butuhkan, maka anda bisa langsung membelinya kepada penjual terpercaya, dengan kualitas terbaik pastinya. Namun, untuk anda yang penasaran apa-apa saja jenis dari meteran air ini, berikut pembahasan selengkapnya.

Produk Meteran Air / Water Meter Kami :

Mengenal jenis-jenis meteran air sesuai dengan cara kerjanya

Meteran air begitu penting untuk perusahaan air minum dalam memonitor secara terus menerus penggunaan air pelanggan, dengan begitu bisa diperoleh rekening tagihan bulanan dengan akurat, dan dapat mengendalikan dan mengontrol penggunaan air pelanggan sesuai dengan kebutuhan. Jika dilihat bahwa jenis meteran air sesuai dengan cara kerjanya dibagi menjadi:

1. Positive Displacement (Volume)

Meteran air kelompok ini memiliki tingkat akurasi yang begitu tinggi, dan termasuk juga ke dalam meteran klas C. Meteran jenis ini memiliki kelebihan yang dapat dengan mudah dibaca tanpa membutuhkan keahlian khusus. Sangat cocok digunakan bagi pelanggan industri kecil dan pelanggan domestik. Selain itu, meteran ini dapat dipasang di semua posisi. Positive Displacement disebut juga dengan meter volumetric. Meteran air ini dibagi ke dalam dua bagian, yaitu:

– Nutatting Disc Meter

Nutatting Disc Meter memiliki lempengan yang berbentuk disk/cakram yang terletak di dalam bodi meter. Cakramnya sendiri menempati satu ruang yang sudah terhitung volumenya. Selanjutnya, cakram ini berputar seiring masuknya air ke dalam meter, yang dihubungkan dengan register meter dengan tuas atau stick dalam mencatat jumlah penggunaan air. Banyaknya putaran yang dilakukan oleh cakram memperlihatkan jika semakin banyak kuantitas air yang telah masuk serta tercatat ke dalam meter.

– Oscilating Piston

Jenis meteran ini berbeda dengan disc meter, karena Oscilating Piston mempunyai semacam gayung atau bucket yang nantinya akan berputar ketika dialiri oleh air. Selanjutnya air akan masuk ke dalam lubang input dan memenuhi bucket atau gayung yang akan segera berputar, kemudian disalurkan pada ruang yang ada di balik bucket dari sebuah saringan. Semakin cepat pergerakan bucket atau payungnya, volume air yang melaluinya akan semakin banyak. Biasanya, meteran jenis ini dilengkapi denga check valve, dengan begitu air tidak dapat berbalik arah.

2. Non Displacement (Non Volume)

Non Displacement adalah kebalikan dari Positive Displacement Meter yang terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah Velocity meter. Velocity meter memakai laju air sebagai penggerak mekanikal yang terdapat pada meter, yang terhubung terhadap angka register meter. Jenis velocity meter ada beberapa tipe, diantaranya adalah sebagai berikut.

– Single dan Multiple-jet

 

Perbedaan antara Single-jet dan Multiple-jet yaitu Single-jet memiliki sebuah lubang input dan kontruksi yang terdapat di dalam meter dibuat sedemikian rupa sampai air yang masuk ke dalam hanya terkena satu impeller saja, begitu juga dengan lubang keluarnya. Water meter/meteran air ini hanya dapat membaca di aliran air yang rendah, termasuk meter klas C. Untuk jenis meteran Multiple-Jet, maka meteran ini memiliki tempurung yang membungkus impeller. Tempurungnya memiliki dua lubang output dan dua lubang input. Lubang-lubang tersebut dibuat sedemikian rupa, dengan begitu dapat memutar impeller dengan baik. Meter jenis ini secara umum dapat terus berputar terhadap air yang terdapat kandungan pasir di dalamnya.

– Meter Air Turbin

Diciptakan oleh Reinhard Woltman, meter air turbin memiliki beberapa keping rotor atau kipas yang telah dipasang pada sumbu as. Meter ini memiliki cara kerja yang sama seperti meter Velocity yang memakai kecepatan air dalam memutar baling-baling. Meter air turbin ada yang bertipe vertikal. Biasanya, sumbu as baling-baling yang terpasang secara vertikal digunakan pada aliran yang mempunyai aliran turbulensi, dan konstruksi meter dibuat sedemikian rupa, dengan begitu air tidak langsung terkena oleh baling-baling /kipas. Hal ini akan memungkinkan meter dapat menerima semua tipe aliran air, dengan begitu pembacaan meter akan lebih akurat. Meter ini juga disebut dengan tipe Woltmag.

Sedangkan kebalikan dari tipe ini adalah tipe Woltex. Tipe meteran yang satu ini memiliki sumbu as yang terpasang secara horizontal, dengan begitu disebut juga dengan tipe Woltman horizontal. Air yang masuk ke dalam lubang input akan langsung terkena baling-baling, dan meter jenis ini hanya dapat menerima air yang memiliki aliran berkecepatan tinggi, karena jika pada debit yang kecil, maka baling-baling tidak akan mampu untuk berputar.

Pentingnya merawat meteran air

Untuk anda yang memiliki meteran air di rumah, pastinya sudah sangat familiar dengan alat yang satu ini. Seperti pada pembahasan sebelumnya bahwa fungsi dari alat ini adalah untuk mencatat penggunaan air anda setiap bulannya. Dikarenakan sebagai alat pencatat, tentunya sangat penting untuk anda menjaganya dengan baik supaya meteran air bisa mencatat dengan akurat. Karena meteran yang tidak akurat, tentunya anda dikemudian hari bisa mendapatkan tagihan yang tinggi, pastinya hal seperti ini akan sangat menyulitkan anda bukan?

Kenapa meteran air yang tidak dirawat dengan baik bisa menimbulkan tagihan yang tinggi? Hal ini dikarenakan kondisi meteran yang tidak terawat akan menyebabkan data yang terdapat di meteran akan sulit dibaca oleh petugas. Sehingga diakibatkan perkiraan penggunaan airnya sesuai dengan data penggunaan air anda. Pada dasarnya perkiraan ini tidak akurat, bisa terlalu rendah atau terlalu tinggi ditagihkan.

Jika tagihan yang dikenakan terlalu tinggi, pastinya akan merugikan pelanggan, namun tagihan yang terlalu rendah, maka suatu saat pelanggan akan mendapatkan tagihan yang melonjak tinggi, hal ini dikarenakan jumlah penggunaan air yang kurang tersebut akan ditagihkan dengan perhitungan tarif progresif. Ada banyak hal yang menyebabkan meteran ini sulit dibaca, mulai dari tertimbun oleh sampah, benda-benda yang berat, hingga meteran yang terlalu menjorok ke dalam tanah atau timbunan tanaman. Untuk itu, segera rawat water meter/meteran air anda dengan benar.