Hubungi Customer Service Kami Di +62 (022)-8752-3567

Mengenal Lebih Dekat Dengan Magnetic Flow Meter

Tahukah anda apa itu magnetic flow meter? Nah, untuk anda yang penasaran, di bawah ini akan dipaparkan pembahasannya mulai dari pengertian dan bagian-bagiannya.

Mengenal magnetic flow meter

Magnetic flow meter atau flow meter electromagnetic adalah jenis flow meter yang tidak memiliki bagian yang bergerak. Digunakan untuk mengukur aliran fluid berupa air bahan baku, air intake, maupun cairan lainnya seperti korosif, kotor, serta cairan yang mengandung lumpur atau sampah (rumput, plastik masterbatch, dan sebagainya). Alat yang satu ini paling banyak digunakan untuk aplikasi pengukuran aliran air dan limbah. Apliaksi penggunaan magnetic flow meter sebagian besar digunakan pada industri minuman, farmasi, makanan, perhotelan, serta pengolahan limbah dikarenakan perlu memakai flowmeter yang telah memenuhi persyaratan sanitasi.

Prinsip kerja

Magnetic flow meter ini hanya dapat diaplikasikan pada air yang memiliki konduktifitas tertentu, yang sesuai dengan aturan yang sudah berlaku. Sedangkan prinsip kerja dari magnetic flow meter ini adalah dengan mendeteksi aliran memakai hukum induksi Faraday. Jika dilihat, di dalam magnetic flow meter ini terdapat sebuah koil elektromagnetik yang dapat menghasilkan medan magnet, serta elektroda yang dapat menangkap gaya gerak listrik.

Maka dari itu, walaupun di dalam aliran pipa meteran terlihat seperti tidak ada apa-apa, tetapi alirannya bisa diukur. Dalam hukum induksi Faraday, maka memindahkan cairan konduktif yang terdapat di dalam medan magnet akan menghasilkan gaya gerak listik dimana kekuatan medan magnet, kecepatan aliran rata-rata, dan diameter dalam pipa, semuanya akan proporsional. Bisa dikatakan bahwa kecepatan aliran cairan yang bergerak pada medan magnet akan diubah menjadi listrik.

Hukum faraday sendiri bisa diterapkan pada sistem magnetic flow meter dikarenakan banyaknya kandungan cairan konduktif dalam tingkat tertentu. Jumlah tegangan yang diperoleh saat cairan bergerak dari suatu bagian bisa ditransmisikan sebagai sinyal untuk mengukur karakteristik aliran atau kuantitas. Rentang fungsional dalam sistem magnetic flow meter didasarkan oleh pergerakan konduktor tegak lurus kepada medan magnet. Saat ini, sebagian besar perkembangan kecerdasan dan ketahanan dari instrumen magnetic flow meter dalam aplikasi industri telah menjadi tantangan bagi engineer dan designer. Magnetic flow meter secara garis besar terdiri dari bebera elemen, yaitu:

– Non conductive liner

– Non ferromagnetic flowtube

– Electrodes

– Excitation coils

Produk Magnetic Flow Meter Kami :

Kecepatan dan tegangan

Saat magnetic flow meter dipasang, kemudian diaktifkan, maka pengukuran (operasional) akan dimulai dengan sepasang kumparan magnetik dan telah diberi beban. Jika ada energi yang melewati kumparan, maka magnetic flow meter akan menghasilkan medan magnet yang tegak lurus. Fluida bergerak sepanjang sumbu longitudinal dari flow meter, maka akan membuat tegangan yang tegak lurus ini diinduksi untuk area serta kecepatan fluida.

Arus profil

Aliran liquid yang terdapat pada suatu sistem kerja flow meter bisa diasumsikan sebagai bidang persegi, memiliki kecepatan fluida terdistorsi, bergolak, dengan aliran hulu yang lemah, maupun parabola, dengan kecepatan laminer. Terlepas dari profil, sebuah magnetic flow meter dapat memberikan tegangan rata-rata yang berasal dari pengukuran penampang, dengan begitu sinyal pada operator cenderung memperlihatkan kecepatan rata-rata pada cairan yang mengalir. Mengingat medan magnet yang konstan dan diameter pipa yang tetap, maka tegangan induksi hanya dapat berkolerasi dengan kecepatan fluida.

Walaupun magnetic flow meter dirancang agar dapat memberikan kedekatan hubungan yang linier antara arus dan tegangan, tetapi terdapat beberapa faktor yang bisa mengganggu hubungan ini. Berbagai sumber gangguan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

– Tegangan ekstra yang memang tidak disengaja dalam cairan pengolah

– Induktif kopling antara komponen magnet yang terdapat di dalam sistem

– Capacitive kopling antara sumber daya dan rangkaian sinyal

– Tegangan elektromekanik yang sengaja diinduksi pada cairan atau elektrode

Berbagai sumber ini, seperti yang serupa dengan tegangan eksternal maupun kebisingan bisa mengganggu pengukuran aliran yang normal. Dengan begitu, sangatlah penting dalam memasang sebuah magnetic flow meter pada kondisi yang benar dan terkontrol dengan baik.

Mengapa magnetic flow meter begitu populer?

Ada beberapa keunggulan yang membuat magnetic flow meter begitu populer. Magnetic flow meter telah berkembang pada aplikasi pengukuran cairan kotor. Hal ini tentunya memang tidak bisa diragukan lagi. Selain itu, alat ini juga sangat akurat, tidak terdapat tekanan yang hilang, dapat mendeteksi cairan yang meliputi kontaminan (gelembung udara, padatan), tidak ada bagian yang bergerak, tidak terpengaruh oleh suhu, densitas, viskositas, maupun tekanan.

Dan yang paling penting adalah magnetic flow meter menawarkan harga yang terjangkau. Walaupun setiap jenisnya memiliki harga yang bervariasi tergantung dengan ukurannya, namun semua jenisnya menawarkan harga yang murah, yang sesuai dengan budget yang anda miliki. Hal ini tentunya menambah keunggulan lainnya dari magnetic flow meter.

Jenis magnetic flow meter

Jika dilihat dari jenis installasinya, maka ada dua jenis magnetic flow meter ini, yaitu insertion model magnetic flow meter dan in line dengan model magnetic flow meter. Untuk lebih jelasnya kedua jenis ini, di bahwa ini akan dipaparkan pembahasan selengkapnya.

– Insertion model magnetic flow meter

Magnetic jenis ini dilakukan dengan menyisipkan coil electric ke pipa yang nantinya diukur flow ratenya dengan cara memasang electrode dibagian ujungnya. Insertion model magnetic flow meter sangat cocok digunakan pada ukuran pipa menengah ke atas.

– In line dengan model magnetic flow meter

Pada dasarnya jenis in line ini adalah meletakkan tranducer atau sensor yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan medan magnet berupa elektrode, yang diperkuat dengan coil electric (kumparan) di sekeliling pipa, dengan pemasangan elektrode yang posisinya berseberangan di sebelah kiri dan kanan dari body pipa.

Cara memilih magnetic flow meter

Sangatlah penting memilih magnetic flow meter dengan baik dan benar. Informasi yang relevan menunjukkan jika 2/3 dari kesalahan selama aplikasi instrumen sebenarnya disebabkan pemilihan model yang salah, hingga penggunaannya yang tidak tepat. Untuk itu, banyak faktor yang perlu dilibatkan sesuai dengan lingungan, pengukuran, media, dan teknologi yang berbeda.

– Pemilihan ukuran.

Mengenai dasar diameter pada jalur pipa proses, pada pabrik pembuangan limbah, maka lebih baik jika memilih meteran mag yang D = 600mm.

– Pemilihan bahan lapisan serta elektroda

Anda harus bisa memilih bahan pelapis serta elektroda yang berbeda sesuai karakteristik seperti koagulabilitas dan korosi rasi suhu abrasivitas co, hingga kapasitas pendukung lainnya. Bahan pelapis mag meter ini termasuk ke dalam bahan polychloroprene yang mempunyai tingkat korosi serta asam, garam dan soda dengan konsentrasi yang sama, hingga karet PU yang mempunyai sifat pencegahan korosi umum dan sifat abrasivitas yang kuat.

Semoga berbagai pembahasan yang telah dipaparkan di atas bisa bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda lebih jauh lagi mengenai magnetic flow meter.