Hubungi Customer Service Kami Di +62 (022)-8752-3567

Mengenal Fungsi dan Jenis Valve/ Keran Air

Valve/keran air merupakan perangkat yang terpasang di sistem perpipaan yang digunakan untuk mengontrol, mengatur, dan mengarahkan laju aliran air dengan membuka, mengalirkan, atau menutup fluida untuk memperoleh tekanan yang lebih rendah.

Pengoperasian valve dapat dilakukan secara manual dengan cara mengganti posisi sudut sebuah tuas atau pegangan, roda, atau pedal. Selain manual, banyak juga valve dengan sistem pengoperasian otomatis dengan pengontrol di antaranya dengan tenaga pneumatic, hydraulic, dan elektrik

Keran air memiliki peranan yang sangat penting untuk mendukung kebersihan tempat tinggal atau tempat lainnya. Keran itu sendiri merupakan alat untuk mengeluarkan air dari suatu sistem instalasi air. Biasanya kran memiliki ukuran yang kecil. Walaupun kecil, benda ini menjadi salah satu bagian penting untuk mendukung berbagai kegiatan yang menggunakan air.

Valve/keran air bekerja dengan pipa atau selang untuk mengalirkan air. Secara spesifik, fungsi keran adalah mengontrol jumlah air yang dikeluarkan. Tempat yang sering menggunakan keran antara lain adalah kamar mandi, dapur, halaman, dll. Pemilihan keran air dapat berpengaruh terhadap keindahan suatu tempat misalnya toilet dan dapur. Berdasarkan bentuknya, keran air telah hadir dalam berbagai macam jenis.

Sistem Kerja Keran Air

Model keran yang paling awal adalah tipe ulir yaitu tipe naik turun di lubang tertutup dan dapat dibuka. Kedua adalah model dengan sistem putar yang menggunakan bola sebagai penutup di bagian dalam. Selain itu, ada juga sistem kran yang dibuka dengan cara ditekan. Yang lebih canggih adalah keran otomatis yang memanfaatkan sensor gerak

Aneka Bentuk Keran Air Di Pasaran

Jenis keran yang tersedia di pasaran saat ini sangat beragam bentuk dan ukurannya. Berikut ini adalah beberapa jenis keran tersebut

  • Keran Bola

Ini adalah jenis keran yang paling banyak dijumpai. Ciri utama keran air ini adalah memiliki pegangan tunggal. Anda cukup menggerakkan tuas putar di atas keran untuk menghidupkan dan mematikan aliran air. Kemudian bola yang berada di dalam keran akan terbuka. Ketika bola terbuka, air akan keluar atau mengalir ke bawah.

  • Keran Tabung

Keran tabung atau cartridge faucet merupakan jenis keran yang mempunyai tabung tetapi fungsinya sangat berbeda. Tabung di dalam cartridge faucet tersebut dapat digerakkan ke atas dan ke bawah dengan ditekan. Tabung tersebut berfungsi untuk mengatur volume air yang akan dikeluarkan dari pipa dan selang

  • Keran Piringan

Jenis keran ini adalah hasil kemajuan teknologi dan penemuan baru. Keran piringan atau disc faucet memiliki pegangan berbentuk tunggal dengan badan dan bodi berupa silinder. Keistimewaan keran model ini adalah memiliki tabung yang berukuran cukup lebar.

Tabung tersebut berfungsi sebagai naungan piringan dan berjumlah dua. Piringan tersebut dapat digeser dari arah lain. Fungsi pergeseran tersebut adalah untuk memperoleh air dengan suhu yang sesuai keinginan entah itu hangat, panas, atau dingin. Jenis keran ini memiliki ketahanan bagus sehingga jarang mengalami kebocoran atau kerusakan.

  • Keran Kompresi

Ini adalah jenis keran  model lama. Keran ini secara umum memiliki 2 handle atau pegangan yang digunakan untuk mengalirkan air dingin atau panas. Cara kerja keran ini menggunakan kompresi berbentuk batang yang terdiri dari benda seperti batu atau sekrup dan washer atau sekat. Ketika dimatikan, alat tersebut akan menekan katup penutup sehingga air tidak akan keluar lagi.

Setelah ada teknologi keran yang canggih seperti keran piringan, jenis keran kompresi ini mulai jarang digunakan. Pasalnya keran ini sering mengalami masalah kebocoran di bagian sekat dan bagian ring

Daftar Harga Kran Air / Valve

Jenis Valve/Keran Air

Jenis valve sangat beragam dengan cara kerja dan karakteristik masing – masing. Berikut ini adalah beberapa jenis valve/keran air dan fungsinya.

  • Butterfly Valve

Ini adalah jenis valve atau keran air untuk tekanan rendah dengan desain yang sangat sederhana. Keran ini digunakan untuk mengatur dan mengontrol aliran agar terbuka penuh atau tertutup penuh cukup dengan seperempat putaran

  • Gate Valve

Jenis keran ini dirancang untuk menutup dan membuka aliran dengan cara terbuka penuh dan tertutup rapat. Jadi valve ini kurang cocok untuk mengatur debit aliran karena kemampuan untuk mengontrol jumlah aliran kurang akurat

  • Plug Valve

Valve ini menawarkan fungsi yang sama seperti gatevalve yakni membuka atau menutup aliran secara keseluruhan. Tetapi beberapa penggunaan plug valve adalah untuk mengontrol aliran seperti mengalirkan gas

  • Globe Valve

Aliran di dalam valve mengalami perubahan arah sehingga menghasilkan friksi yang besar walaupun dalam keadaan terbuka lebar. Tipe valve ini cukup penting jika digunakan untuk penutupan rapat seperti aliran gas

  • Ball Valve

Jenis katup ini dapat dioperasikan pada cairan dengan suhu -450 derajat Fahrenheit sampai 500 derajat Fahrenheit. Ball valve termasuk jenis quick opening valve. Jadi cukup dengan seperempat putaran dari posisi tertutup untuk sampai posisi terbuka penuh

  • Needle Valve

Jenis yang satu ini pada dasarnya digunakan untuk gage, instrument, dan meter line service. Katup ini dapat digunakan dengan akurat untuk throttling dan dapat digunakan pada temperatur tinggi dan tekanan tinggi

  • Diaghpragm Valve

Valve yang satu ini menawarkan kelebihan berupa aliran yang tenang dan cairan dapat mengalir tanpa hambatan. Jenis katup ini sangat cocok untuk penutupan aliran yang rapat dan flow control meskipun di dalam pipeline terdapat suspended solid. Jenis keran ini cocok untuk cairan yang bersifat korosif, fibrous materials, viscous material, udara bertekanan, sludges, dan solids in suspension

  • Check Valve

Jenis keran ini dirancang untuk mencegah aliran balik. Ada beberapa jenis check valve yang dijumpai di pasaran antara lain Swing Check, Lift Check, dan Ball Check

  • Pressure Relief Device

Jenis valve ini termasuk Safety Valve dan digunakan untuk mencegah overpressure di sistem proses piping serta mencegah kerusakan peralatan. Safety valve terdiri dari 2 jenis yaitu pop valve dan relief valve. Kedua keran tersebut dapat terbuka dengan cepat. Keran jenis relief valve biasa digunakan membebaskan tekanan berlebih. Sementara itu pop valve dimanfaatkan untuk aplikasi bertekanan tinggi. Tetapi sebaiknya kedua jenis ini tidak digunakan jika fluide tidak bersifat korosif, melibatkan pressure control, melibatkan back pressure, atau bypass valve

  • Pressure Reducing Valve

Jenis keran ini memiliki fungsi utama menjaga agar tekanan di sistem perpipaan selalu konstan dengan cara menurunkan tekanan dari sumber bertekanan lebih tinggi

  • Traps Valve

Trap  valve berfungsi untuk membuang kondensat dari perpipaan uap tanpa menyebabkan uap ikut terbuang. Ada 3 jenis trap valve di pasaran yaitu bucket trap, float trap, dan inverted bucket trap. Ukuran dari trap disesuaikan menurut kapasitas discharge actual, bukan menurut ukuran outlet dan inlet sambungan pipa