Hubungi Customer Service Kami Di +62 (022)-8752-3567

Flowmeter / Water Flow

Flowmeter adalah alat untuk mengukur jumlah atau laju aliran air dari suatu fluida yang mengalir dalam pipa atau sambungan terbuka. Alat ini terdiri dari primary device, yang disebut sebagai alat utama dan secondary device (alat bantu sekunder). Flowmeter umumnya terdiri dari dua bagian, yaitu alat utama dan alat bantu sekunder. Alat utama menghasilkan suatu signal yang merespon terhadap aliran karena laju aliran tersebut telah terganggu. Alat utamanya merupakan sebuah orifis yang mengganggu laju aliran, yaitu menyebabkan terjadinya penurunan tekanan. Alat bantu sekunder menerima sinyal dari alat utama lalu menampilkan, merekam, dan/atau mentransmisikannya sebagai hasil dari laju aliran.

FLOW METER merupakan instrumen guna mengukur aliran dari suatu fluida baik liquid ( liquid flowmeter), sludge ( sludge flow meter).

Fungsi dan manfaat pemakaian Flow Meter

Pada aplikasinya flow meter banyak digunakan untuk mengukur karakter aliran berupa velocity, flow rate dan total volume. Selain itu untuk jenis flow meter tertentu mampu mengitung mass flow dan total mass dari cairan yang mengalir.

Dari uraian diatas sebelum membeli flow meter sebaiknya tentukan dulu tujuan, manfaat yang ingin dicapai serta spesifikasi fluidanya. Sehingga investasi yang mahal ini bisa memberikan hasil yang optimal. Karena flow meter yang baik bukan yang mahal, kuat, dan presisi, tapi yang memberikan manfaat maksimal. Dimana flow meter harus memnuhi unsur ketersediaan budget, biaya operasional dan maintenance..

Pemilihan jenis serta model flowmeter juga tergantung pada aplikasi dan disesuaikan kondisi lapangan khususnya bagi piping yang sudah eksis. Kesulitan instalasi baik karena posisi dan kondisi instalasi yang terhalang proses produksi tidak boleh berhenti harus diperhatikan dengan seksama. Dari cara instalasinya flow meter ada 5 jenis yaitu in line, insertion, clamp on dan open channel.

Atau jika tuntutan akurasi atau lainya, sehingga memaksa terhadap 1 jenis flow meter jika dibutuhkan lakukan rekayasa engineering. Tujuan dari rekayasa ini untuk mendapatkan manfaat yang optimal dengan akurasi yang diinginkan.

Jenis dan spesifikasi Flow meter

Begitu banyaknya jenis flow meter maka perlu dilakukan pemilihan jenis flow meter, agar tujuan pemasangan flowmeter sesuai dengan keinginan kita ataupun sesuai dengan disain. Untuk flow meter Air yang menggunakan jenis electromagnetic juga mempunyai karakteristik berbeda.

Karena spesifikasi flow meter yang di gunakan disesuaikan dengan jenis cairan. Untuk air sungai, air limbah tambang, air limbah chemical maupun air laut mempunyai karakteristik berbeda. Pada kasus ini jenis electromagnetic flow meter yang digunakan juga berbeda spesifikasi bahanya, terutama jenis bahan liner, jenis bahan electroda serta flow tube harus disesuaikan dengan jenis airnya.

Dari uraian diatas Flow meter mempunyai fungsi untuk :

  • Mengetahui Kecepatan ALiran ( Velocity) dengan satuan jarak/waktu
    Satuan unit pengukuran : (meter/menit, meters/detik dll
  • Mengetahui Kapasitas Aliran ( Flow Rate ) dalam pipa
    Satuan unit pengukuran : (LPS, LPM, LPH, M3/H, M3/Menit, GPM, GPH dll
  • Mengetahui Jumlah Total Volume yang telah mengalir ( Totalizer)
    Satuan Unit : m3, liters, gallon dll
  • Control atau monitor dengan adanya output berupa analog out put : 4-20mA, pulsa, RS485, relay contact dan lainya.

Komponen Flow meter

Flow sensor

Ada dua bagian dari flow meter yang utama yaitu flow sensor dan flow transmitter atau atau flow computer. Untuk flow sensor terdapat beberapa komponan sesuai dengan jenis dan model flow meternya. Yang biasa menjadi acuan adalah Maxksimal kapasitas, size flow meter, jenis koneksi, power supply, material pipa dan spesifikasi liquid.

Untuk bahan material dari flow sensor disesuaikan dengan material pipa, spesifikasi fluida, temperature, pressure, dan IP class. Selain itu perlu diinformasikan apakah dibutuhkan material yang punya kelas food grade, tahan asam dan tahan abrasive.

Bagian kedua dari Flowmeter adalah flow transmitter atau flow display atau flow gauge. Bagian ini mempunyai fungsi menerjemahkan signal dari sensor kedalam hitungan kecepatan dan lainya, yang bisa ditampilkan berupa angka ke display. Fungsi selanjutnya dari flow transmitter adlah bis amemberikan output yang bisa dihubungkan ke plc atau control lainnya.

Flow Transmitter

Flow transmitter ini diproduksi sesuai dengan jenis flow meter berdasarkan pada cara kerja mengacu pada teory fisika. Untuk jenis isntalasi biasanya dibagi menjadi compact ( menjadi satu dengan sensor) dan remote ( split, terpidah dengan sensor). Panjangnya kabel untuk sistem remote bisanya ada ukuran maksimalnya tergantung aturan yang dibat oleh manufacture.

Flow transmitter bertugas membaca signal dari flow sensor dan mengoleah menjadi kecepatan aliran dan seterusnya. Kecepatan aliran atau velocity mempunyai satuan unit jarak per waktu, debit, atau kapasitas yang sering disebut dengan flow rate. Dari flowrate tersebut maka totalizer atau volume dengan satuan unit liters, gallon, m3 atau barrel bisa ditampilkan juga. Untuk kasus tertentu, mass flow meter mampu membaca mass dari fluida yang mengalir kc sensor coriolis. Untuk pembacaan satuan unit adlah mass seperti gram, kg, ton, punds dan lainya.

Flow meter dan sensor temperature

Jika flow meter model tertentu dikombinasi dengan temperature, maka flow transmitter bisa menyajikan energy. Jika dikombinasikan dengan temperature bisa menyajikan suatu heat energy dengan satuan energy joule. Hal ini bisanya diaplikasikan untuk steam, air panas pada HVAC atau pada sistem pendinginan seperti chiller atau AC.

Namun jenis pembacaan gauge atau display yang menggunakan sistem mecahnical register biasanya hanya menampilkan flow rate. Dan untuk menampilkan totalizer atau volumetrik perlu tambahan komponen electric serta sensor. Karena sistem mechanical register biasnya mengandalkan putaran dari shaft yang di hubungkan dengan geak untuk menjangkau counting. Dan untuk analog output bisanya ditambahkan dengan flow transmitter yang mengolah putaran sensor yang dikompensasi ke arus.